3 minggu sudah berjalan, sejak resign dari kerjaan dan tugas lainnya ternyata menunggu di rumah. Disela sela menyiapkan klinik anak berkebutuhan khusus di Mataram, tugas pokok sebagai bapakpun berjalan. Mandiin anak, memakaikan baju dan antar jemput sekolah menjadi kegiatan baru dan sagat menyenangkan bagi saya. Masa masa ini yang saya lewati sejak Adit lahir 6 tahun yang lalu. Kesibukan bekerja mengharuskan saya harus berpisah dengan keluarga, sebuah pilihan yang harus dilakukan pada saat itu.
Nggak kerasa sudah 9 bulan Adit duduk di kelas I SDIT Lukman Hakim Mataram. Kemajuan akademik Adit belum menonjol. Hingga hari ini Adit belum terlalu lancar membaca, menulis apalagi berhitung. Ustadnya disekolah tidak pernah mengeluh tentang kondisi Adit. Sebagai bapak dan mantan guru saya nggak terlalu “worried” dengan kondisi anak kedua saya…..bagi saya Adit sedang dalam proses menyempurnakan stage tumbuh kembangnya, dan yang penting bagi saya saat ini adalah memberikan stimulus yang membantu Adit untuk melewati tugas perkembangannya……
Setiap sore ba’da Maghrib, menemanin Adit membaca Iqra mulai saya lakukan. Adit terlihat semangat banget, walaupun bapaknya galak saat ngajar……Adit masih sempat juga cengar cengir, ditambah lagi gigi atasnya yang jauh dari sempurna menambah senyumnya semakin lucu untuk dinikmati. Ngajarin Adit nggak perlu lama lama, cukup 15 menit saja…..dan dia sudah mulai kepanasan pingin beranjak. Saya coba untuk santai menghadapi Adit. Saat dia ingin istirahat….[dengan banyak alasan tentunya] saya persilakahkan dia untuk santai sejenak, dengan catatan istirahatnya hanya10 menit saja dan setelah itu belajar lagi………ternyata Adit mau kompromi dengan cara saya…….win win solution [mungkin begitu pikir Adit]
Sampai hari ini cara ini cukup efektif untuk memacu Adit belajar……..thanks God for hidayahNya, saya berharap inilah salah satu kenikmatan yang Engkau janjikan saat saya memutuskan untuk resign dan saya yakin hidayahMu yang lain masih banyak , bukankah Engkau menjanjikan setelah kesulitan akan datang kemudahan…..
Kamis ini, 10 Maret 2011 begitu indah terasa. Plong rasanya hati saat harus mengakhiri tugas di sekolah Buin Batu Sumbawa sebagai school psychologist. Nggak kerasa 61 bulan berlalu begitu indah.
Mundur kebelakang saat tahun 2006 meninggalkan belantara Sorowako Sulawesi Selatan untuk hijrah ke belantara Sumbawa Barat. Saat meninggalkan teman teman di Sorowako begitu berat sekali, sehingga nggak kerasa pipi basah dan mata sembab…..
Kamis ini suasana hati adem ayem. Sejak pagi tadi saya habiskan untuk packing barang, merapikan beberapa dokumen yang harus saya download dari server. Beberapa sahabat dekat menghampiri saya dan bertanya….kenapa resign…..dan beberapa temanpun menangis…..terima kasih sahabat sahabat di sekolah Buin Batu, terima kasih siswa siswaku…….kalian semua membuat hidup saya lebih berarti dan penuh warna
Dan beberapa orangtuapun datang mengucapkan terima kasih karena selama 5 tahun kami bisa berkomunikasi dengan baik, bekerja sama secara positif untuk mengembangkan potensi anak anak mereka
Selamat tinggal Townsite…..lovely place…..insya Allah mentari esok akan mengantar saya ke dunia baru, dunia yang lebih menyenangkan dan memberi harapan….
Memiliki siswa berkebutuhan khusus Attention Deficit Hyperactivity Disorder [ADHD or AD/HD or ADD] kadang cukup membuat repot guru dikelas, atau bahkan mungkin komunitas sekolah. Kebelum-tahuan guru tentang siswa ADD/ADHD sering membuat anak anak ini menjadi terpinggirkan dari komunitas sekolah. Apalagi jika disertai stigma “anak nakal, susah diatur dan sebagainya”. kondisi ini tentunya semakin memperparah anak anak ini.
Di lingkungan sekolah biasanya siswa dengan ADD / ADHD cukup mudah diamati, karena mereka menunjukkan beberapa perilaku berikut ini:
Pendekatan Pembelajaran Bagi Siswa Dengan ADD / ADHD
Pendekatan Pembelajaran tertentu dapat membantu siswa dengan ADD / ADHD lebih fokus dan siswa dapat mempertahankan konsentrasi mereka pada pelajaran dan hasilnya maksimal.
Memulai pelajaran
Saat Belajar
Mengakhiri Pelajaran
3 komponen penting dalam mengintegrasikan pembelajaran di kelas
Rekayasa Tempat Duduk Untuk Siswa ADD/ADHD
Rekayasa Dalam Pemberian/Penyampaian Informasi
Rekayasa Saat Siswa Ujian/Tes