Mar
28
Filed Under (My Family) by narmada on 28-03-2011

3 minggu sudah berjalan, sejak resign dari kerjaan dan tugas lainnya ternyata menunggu di rumah. Disela sela menyiapkan klinik  anak berkebutuhan khusus di Mataram, tugas pokok sebagai bapakpun berjalan. Mandiin anak, memakaikan baju dan antar jemput sekolah menjadi kegiatan baru dan sagat menyenangkan bagi saya. Masa masa ini yang saya lewati sejak Adit lahir 6 tahun yang lalu. Kesibukan bekerja mengharuskan saya harus berpisah dengan keluarga, sebuah pilihan yang harus dilakukan pada saat itu.

Nggak kerasa  sudah 9 bulan Adit duduk di kelas I SDIT Lukman Hakim Mataram. Kemajuan akademik Adit  belum menonjol. Hingga hari ini Adit belum terlalu lancar membaca, menulis apalagi berhitung. Ustadnya disekolah tidak pernah mengeluh tentang kondisi Adit. Sebagai bapak  dan mantan guru saya nggak terlalu “worried” dengan kondisi  anak kedua saya…..bagi saya Adit sedang dalam proses menyempurnakan stage tumbuh kembangnya, dan yang penting bagi saya saat ini adalah memberikan stimulus yang membantu Adit untuk melewati tugas perkembangannya……

Setiap sore ba’da Maghrib, menemanin  Adit membaca Iqra mulai saya lakukan. Adit terlihat semangat banget, walaupun bapaknya galak saat ngajar……Adit masih sempat juga cengar cengir, ditambah lagi gigi atasnya yang jauh dari sempurna menambah  senyumnya semakin lucu untuk dinikmati. Ngajarin Adit nggak perlu lama lama, cukup 15 menit saja…..dan  dia sudah mulai kepanasan pingin beranjak. Saya coba untuk santai menghadapi Adit. Saat dia ingin istirahat….[dengan banyak alasan tentunya] saya persilakahkan dia untuk santai sejenak, dengan catatan istirahatnya hanya10 menit saja dan  setelah itu belajar lagi………ternyata Adit mau kompromi dengan cara saya…….win win solution [mungkin begitu pikir Adit]

Sampai hari ini cara ini cukup efektif untuk memacu Adit belajar……..thanks God for hidayahNya, saya berharap inilah salah satu kenikmatan yang Engkau janjikan saat saya memutuskan untuk resign dan  saya yakin hidayahMu yang lain masih banyak , bukankah Engkau menjanjikan setelah kesulitan akan datang kemudahan…..

Mar
10
Filed Under (My Class & School) by narmada on 10-03-2011

 

 

Kamis ini, 10 Maret 2011 begitu indah terasa. Plong rasanya hati saat harus mengakhiri tugas di sekolah Buin Batu Sumbawa sebagai school psychologist. Nggak kerasa  61 bulan berlalu begitu indah.

Mundur kebelakang saat tahun 2006 meninggalkan belantara Sorowako Sulawesi Selatan untuk hijrah ke belantara Sumbawa Barat. Saat meninggalkan teman teman di Sorowako begitu berat sekali, sehingga nggak kerasa pipi basah dan mata sembab…..

Kamis ini suasana hati adem ayem. Sejak pagi tadi saya habiskan untuk packing barang, merapikan beberapa dokumen yang harus saya download dari server. Beberapa sahabat dekat menghampiri saya dan bertanya….kenapa resign…..dan beberapa temanpun menangis…..terima kasih sahabat sahabat di sekolah Buin Batu, terima kasih siswa siswaku…….kalian semua membuat hidup saya lebih berarti dan penuh warna

Dan beberapa orangtuapun datang mengucapkan terima kasih karena selama 5 tahun kami bisa berkomunikasi dengan baik, bekerja sama secara positif untuk mengembangkan potensi anak anak mereka

Selamat tinggal Townsite…..lovely place…..insya Allah mentari esok akan mengantar saya ke dunia baru, dunia yang lebih menyenangkan dan memberi harapan….

 

 

Nop
08
Filed Under (Bimbingan & Konseling) by narmada on 08-11-2010

Memiliki siswa berkebutuhan khusus Attention Deficit Hyperactivity Disorder [ADHD or AD/HD or ADD] kadang cukup membuat repot guru dikelas, atau bahkan mungkin komunitas sekolah. Kebelum-tahuan guru tentang siswa ADD/ADHD sering membuat anak anak ini menjadi terpinggirkan dari komunitas sekolah. Apalagi jika disertai stigma “anak nakal, susah diatur dan sebagainya”. kondisi ini tentunya semakin memperparah anak anak ini.

Di lingkungan sekolah biasanya siswa dengan ADD / ADHD cukup mudah diamati, karena mereka menunjukkan beberapa perilaku berikut ini:

  1. Mereka menuntut perhatian dengan berbicara diluar gilirannya atau bergerak di sekitar ruangan.
  2. Mereka memiliki masalah untuk mengikuti perintah/petunjuk, terutama ketika mereka disajikan dalam daftar
  3. Mereka sering lupa untuk menuliskan tugas-tugas pekerjaan rumah,  atau juga lupa membawa PR mereka yang telah diselesaikan.
  4. Mereka sering tidak memiliki kontrol motorik halus,  sehingga kegiatan yang berkaitan dengan menulis menjadi sulit dan 
  5.  Mereka sering mengalami masalah dengan operasi matematika yang memerlukan langkah  langkah panjang, seperti pembagian panjang atau memecahkan persamaan.
  6. Mereka biasanya memiliki masalah dalam mengerjakan tugas yang tidak disertai dengan pengawasan langsung.

     

    Pendekatan Pembelajaran Bagi Siswa Dengan ADD / ADHD
    Pendekatan Pembelajaran tertentu dapat membantu siswa dengan ADD / ADHD lebih fokus dan siswa dapat mempertahankan konsentrasi mereka pada pelajaran  dan hasilnya maksimal.

     
    Memulai pelajaran

    1. Tandai  awal pelajaran dengan isyarat tertentu, misal menggunakan timer.
    2. Tuliskan rencana  kegiatan pelajaran hari tersebut di papan tulis.
    3. Saat membuka pelajaran, informasikan kepada siswa apa yang akanmereka akan pelajari dan tunjukkan juga harapan kita. Informasikan juga kepada siswa perlengkapan yang akan mereka gunakan.
    4. Membangun dan menjaga  kontak mata dengan siswa

    Saat  Belajar

    1. Berikan instruksi secara sederhana dan terstruktur.
    2. Variasikan kecepatan saat menyampaikan materi. Banyak siswa dengan ADD melakukannya dengan baik dengan permainan kompetitif atau kegiatan lain yang cepat dan intens.
    3. Gunakan alat peraga, grafik, dan alat bantu visual lainnya.
    4. Kadang siswa dengan ADD/ADHD suka menggerakkkan anggota tubuhnya [seperti usil], jika ini terjadi sentuhlah bahunya atau tempelkan post-it di meja siswa, untuk mengingatkan siswa agar tetap pada tugasnya.
    5. Beri kelonggaran saat siswa dengan ADD / ADHD ingin istirahat.
    6. Cobalah untuk tidak meminta seorang siswa dengan ADD / ADHD melakukan tugas atau menjawab pertanyaan yang mungkin terlalu sulit

     Mengakhiri Pelajaran

    1. Rangkumlah pokok pelajaran yang telah diberikan.
    2. Jika Anda memberikan sebuah tugas [mungkin PR], mintalah ttiga siswa yang mengulanginya, selanjutnya mintalah semua siswa mengulanginya secara serentak, dan selanjutnya tulis tugas tersebut di papan tulis.

3 komponen penting dalam mengintegrasikan pembelajaran di kelas

  1. Akomodasi: apa yang bisa kita lakukan untuk membuat belajar lebih mudah bagi siswa dengan ADD / ADHD
  2. Instruksi: metode yang yang  kita gunakan dalam mengajar
  3. Intervensi: Bagaimana kita mengatasi perilaku yang mengganggu konsentrasi atau mengalihkan perhatian siswa

 Rekayasa Tempat Duduk Untuk  Siswa ADD/ADHD

  1. Posisikan siswa jauh dari jendela dan jauh dari pintu. 
  2. Posisikan siswa tepat di depan meja guru
  3. Menggabungkan siswa dalam kelompok cenderung membuat siswa mudah mengalami disktraksi

Rekayasa Dalam Pemberian/Penyampaian  Informasi  

  1. Berikan informasi satu per satu dan ulangi jika dirasa perlu.
  2. Jika mungkin, bagian pembelajaran yang sulit diberikan lebih awal atau pagi hari.
  3. Lebih banyak menggunakan bantuan visual: grafik, gambar, warna .

Rekayasa Saat Siswa Ujian/Tes

  1. Buat tempat yang tenang bebas dari gangguan saat ujuan dan suasananya tenang.
  2. Membuat lembar kerja dan tes dengan item yang lebih sedikit; lebih bijaksana memberikan kuis singkat  dan berulang kali  daripada sebuah tes tapi lama.
  3. Jika sedang tes usahakan waktunya singkat saja..
  4. Ujilah  siswa dengan cara dimana dia bisa melakukan dengan baik, misal tes secara lisan atau mengisi bagian kosong.
  5. Bagilah proyek jangka panjang menjadi segmen-segmen dan menetapkan tujuan penyelesaian untuk setiap segmen.
  6. Jika memungkinkan, biarkan siswa menyelesaikan tugasnya dengan menggunakan komputer.
  7. Jika siswa terlambat menyerahkan tugas, tetaplah kita menerima tugas tersebut dan jelaskan bahwa ada konsekuensi jika dia terlambat menyerahkan tugas